Peran Kepemimpinan Srikandi BUMN yang Berdampak

Redaksi Srikandi BUMN Avatar

Perempuan sebagai makhluk yang umum diidentifikasikan lemah lembut tidak dapat dihindari namun di balik kelembutan tersebut ada sisi lainnya yang menyempurnakan kondisi tersebut yaitu kodrat perempuan yang memiliki sifat halus dapat menumbuhkan empati yang tinggi, mampu menelaah lebih dalam kebutuhan banyak individu berangkat dari naluri keibuannya.

Dalam kepemimpinan, perempuan memiliki perspektif tersendiri dalam kontribusinya terhadap perusahaan, organisasi dan berbagai perkumpulan lainnya. Kenyataannya hingga saat ini kepemimpinan perempuan secara umum masih rendah. Berdasarkan penelitian MCKinsey, kepemimpinan perempuan secara keseluruhan di dunia baru menempati 28% saja. Tentu hal ini perlu didorong agar segala potensi yang ada dalam diri perempuan, termasuk inovasi dan kreativitasnya dapat disalurkan dengan baik dan tepat.

Kepemimpinan dalam BUMN

Khusus dalam BUMN kepemimpinan perempuan menjadi penguat dalam mengembangkan lingkungan kerja yang inklusif karena dengan terciptanya lingkungan kerja inklusif, seluruh departemen internal dan eksternal lebih terakomodir dalam menjalankan sinergi untuk kepentingan bersama. Jika kolaborasi berjalan lancar akan memberikan pengaruh positif yaitu efektivitas dalam menjalankan berbagai tugas dan peranan lainnya.

Peran terhadap internal

Kepemimpinan Srikandi BUMN dalam internalnya dapat meningkatkan partisipasi aktif karyawan untuk menyampaikan berbagai aspirasinya dengan asertif tanpa memandang batasan namun masih ada dalam ranah tanggung jawab sehingga dapat dipastikan seluruh potensi yang ada pada karyawannya dapat terakomodir dengan baik. Bagi pemimpinnya berlaku adil dan bagi karyawannya juga merasa terlibat dan ada pengakuan walau dalam peran kecil sekalipun.

Kesetaraan gender pun lebih bijak ditempatkan dengan hadirnya pemimpin perempuan dalam BUMN. Diantaranya berinisiatif memberikan fasilitas yang dapat mendukung produktivitasnya dengan lebih memahami kebutuhan perempuan pekerja, seperti memberikan kebijakan cuti haid, cuti melahirkan dengan waktu yang cukup bagi perempuan yang telah berkeluarga dan memberikan juga cuti bagi karyawan laki-laki yang istrinya melahirkan. Bahkan dapat memberikan ruang laktasi dan ruang bermain untuk anak di lingkungan kantor. Dengan demikian, produktivitas karyawan yang potensial tidak akan terhambat karena berbagai kondisi tersebut.  

Peran terhadap eksternal

Srikandi BUMN dalam posisi kepemimpinannya dapat merepresentasikan ke luar perusahaan dan organisasi dengan dialog konstruktif yang output-nya dapat membangun kerja sama dan kemitraan dalam jangka panjang baik dengan komunitas, pemerintah, institusi, akademisi dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Kepemimpinan perempuan juga lebih peka dalam berkontribusi terhadap kebijakan publik yang lebih luas perspektifnya dan dimulai dari fondasi keluarga sehingga pertumbuhan ekonomi dan sosial dapat merata proses observasi dan strategi pelaksanaannya.

Begitu pula pengaruhnya dalam program CSR (Corporate Social Responsibility) yang lebih mengutamakan fokus prioritas pada keberlangsungan proses menuju kesejahteraan yang mengusung keberlanjutan sehingga dampaknya memberi kebaikan bagi banyak hal baik bagi masyarakat maupun lingkungan. Tentu hal ini merupakan pengaruh dari sifat perempuan yang jeli terhadap tantangan dan peluang secara rinci.

Dalam menumbuhkan kepemimpinan perempuan dalam BUMN agar merata dan setara, harus benar-benar diimplementasikan solusinya untuk menyikapi akar permasalahan berupa bias gender, pemberian akses lebih banyak ke berbagai posisi strategis dan memberikan dukungan untuk mengurangi tekanan ganda dalam menjalankan tugasnya baik dalam karier maupun personalnya.

Upaya Meningkatkan Kepemimpinan Perempuan

Dampak positif dan perubahan baik dalam BUMN bisa diperoleh dengan melibatkan seluruh potensi Srikandi BUMN untuk lebih ekspresif dalam menyampaikan ide, aspirasi dan inisiatifnya. Dalam meningkatkan kapasitasnya dapat dilakukan program capacity building dan berbagai edukasi lainnya. 

Leave a Reply