Menggali Peluang Moril dan Materil dari Platform Digital

Redaksi Srikandi BUMN Avatar

Siapa yang tidak tertarik dengan kesuksesan beberapa sosok yang lalu lalang di sosial media? Melihat banyaknya figur baru yang membawa inspirasi untuk dijadikan teladan atas kreativitasnya. Untuk mengetahui proses kreativitas tersebut, terkadang seseorang membutuhkan mentor yang tepat namun pada saat terbatasnya kemampuan mendapatkan mentor karena faktor biaya dan lain-lainnya maka yang dapat dilakukan adalah otodidak dengan mendapatkan panduan berbagai tutorial dari berbagai platform sosial media seperti youtube dan lain-lainnya.

Era digital membawa perubahan cepat arus informasi dan berpengaruh pada perilaku penggunanya. Ada yang hanya memanfaatkan sebagai tujuan jangka pendek dalam mengakses hiburan yang bersifat konsumtif, ada juga yang menggali dari segala sisi manfaat teknologi digital tersebut untuk keperluan bisnis dan pengembangannya.

Potensi Perempuan dalam Meraih Peluang

Perempuan dan dunia digital sangat erat kaitannya, perempuan dengan karakter kuat dari sisi ketelitian, kreativitas dan kejelian dalam memanfaatkan peluang sangat berpotensi untuk melesat maju jika didukung dengan penguasaan teknologi digital. Kemudahan akses ke ranah digital saat ini, dapat mengantarkannya pada kegiatan produktif dan bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun bagi lingkungannya.

Beberapa hal yang dapat membuka peluang dari ranah digital bagi perempuan adalah mendalami beberapa konsep pemasaran digital yang setiap poinnya berkaitan dan saling mendukung. Berikut beberapa kreativitas produktif yang dapat dicoba dari rumah atau menjadi kegiatan sampingan bagi para Srikandi yang bekerja.

Content Creator

Menjadi content creator saat mendapatkan bahan konten tidak memerlukan hal yang berat. Cukup dari apa yang dikuasai dan diketahui. Prosesnya dapat dimulai dengan memilih minat, hobi dan kemampuan yang dikuasai tersebut untuk dibagikan dalam bentuk tutorial, artikel, infografis atau video.

Langkah berikutnya menyediakan konten yang akan diolah, pilih platform yang akan digunakan. Jika berbasis artikel, dapat memilih blog, untuk video tentunya di Tik Tok, Instagram reels dan Youtube. Untuk foto dapat mengunggahnya di Instagram Feed. Dalam memilih platform bisa salah satunya untuk difokuskan namun jika ingin menggunakan semua platform tersebut, akan lebih baik karena dapat mengintegrasikan konten secara mirroring.

Sebagai contoh, Srikandi BUMN yang bekerja di sebuah bank pemerintah ingin memanfaatkan sosial media untuk berbagi pengalaman dari kegiatannya. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh Srikandi tersebut:

1. Srikandi memilih fokus pada platform Instagram dan Tik Tok.

2. Mengumpulkan bahan konten dari berbagai kegiatannya di tempatnya kerjanya. Misalnya Srikandi ini bekerja sebagai Manajer Humas dan Pemasaran, Srikandi akan berbagi kiat menjadi pemimpin bagi timnya, memberikan tip bagaimana cara mendelegasikan pekerjaan hingga menangani krisis dari lingkungan internal dan eksternal. Untuk kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan tempatnya bekerja juga dapat menjadi bahan konten di akun sosial medianya. Selain dapat mengisi konten media sosialnya juga membantu promosi kegiatan perusahaan.

3. Untuk mengoptimalisasikan kontennya, Srikandi disarankan membangun interaksi dengan audiens atau pengikutnya. Manfaat dalam membangun interaksi ini untuk mengetahui sejauh mana konten yang yang dibuatnya dapat menjangkau audiens yang ditargetkan.

4. Setelah Srikandi mendapatkan banyak engagement dan impression dari kontennya, Srikandi melanjutkannya dengan membangun personal branding melalui sosial medianya dengan konsisten update konten yang relevan dengan pengikutnya. Artinya memberikan wawasan terkait dunia perbankan namun diulas dengan cara populer dan dikaitkan dengan kehidupan dan karakter pengikutnya.

5. Srikandi berhasil membangun konten dan personal branding yang relevan dan beriringan. Akhirnya Srikandi mendapatkan exposure dan membuat beberapa brand tertarik untuk bekerja sama dengannya dalam melakukan endorsement.

6. Untuk mengoptimalisasikan konten endorsement tersebut, Srikandi juga memanfaatkan ads sebagai sarana promosi.

Yang perlu dilakukan setelahnya adalah konsisten dalam membuat konten secara rutin dengan acuan pada content plan yang dibuat secara periodic.

IT & Programming

Dunia IT dan programming adalah profesi yang banyak dicari. Jika selama ini  stigma pekerjaan ini hanya bisa dilakukan oleh laki-laki, sekarang perempuan pun dapat mempelajarinya dari segala arah tanpa batasan. Tidak harus pergi ke tempat kursus, bisa dilakukan di rumah bagi para ibu rumah tangga dan bisa dilakukan para perempuan bekerja di waktu luangnya.

Mendalami IT tidak harus pintar coding jika belum menguasai pemrograman, dapat dimulai dengan mengerjakan administrasi pengelolaan data untuk kepentingan pekerjaan IT tersebut. Dapat juga mengerjakan UX/UI Designer yang bertugas mendesain tampilan platform yang mendukung kinerja IT pada aplikasi atau website. Mudahnya sekarang, sudah ada pendukung berupa alat yang dapat memandu desain seperti Figma, Adobe XD dan Sketch. Jadi, proses belajar sambil bekerja di bidang IT dapat beriringan.

Data Scientist

Pekerjaan data scientist berkaitan dengan segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan digital dalam pengumpulan data, pengolahan hingga menganalisisnya. Oleh karena itu, sumber daya dari keahlian data scientist sangat diperlukan oleh setiap perusahaan yang jantung aktivitasnya ada dalam ranah digital.

Tugas dari seorang Data Scientist diantaranya menganalisis data yang terkumpul dengan cara menerjemahkan kumpulan data tersebut dalam narasi yang dijabarkan untuk membantu proses pengambilan keputusan. Proses pekerjaan data science bisa dalam bentuk laporan narasi atau statistik.

Bagi Srikandi yang ingin memulai profesi ini, bisa terbantu dengan alat bantu seperti Python, SQL dan beberapa perangkat pendukung lainnya. 

Photo & Video

Belajar foto dan video dari ahlinya sudah banyak tersedia secara daring. Oleh karena itu dua keahlian ini bisa didapat dengan mudah bahkan menggunakan peralatan yang terjangkau seperti smartphone. Banyak platform yang mewadahi karya foto dan video hasil karya individu untuk dikomersilkan.

Fasilitas untuk mengedit foto dan video pun dapat dilakukan dalam aplikasi mobil dan hasil karya dapat langsung dipublikasikan di akun sosial media.

Tip mendapatkan bahan konten untuk foto dan video, Srikandi dapat mengambil objeknya sambil liburan, bekerja, berbelanja bahkan ketika dalam perjalanan. Terpenting dari pengambilan objek tersebut adalah best moment-nya.

Public Speaking

Public speaking tidak hanya untuk sarana berbicara di depan ratusan atau ribuan orang dan keterampilan ini diperlukan oleh semua orang. Profesi apapun memerlukan keterampilan berbicara yang luwes dengan artikulasi yang jelas.

Memiliki keterampilan public speaking juga dapat dioptimalisasikan dalam monetisasi. Misalnya, bekerja sama dengan para content creator untuk mengisi voiceover videonya, menjadi dubber film atau mengisi suara untuk berbagai konten iklan yang diproduksi oleh agency. 

Mengoptimalisasikan public speaking kini dipermudah juga dengan aplikasi untuk mempublikasikan podcast dan sejenisnya.

Bagaimana Srikandi? Banyak yang dapat dioptimalisasikan dari dunia digital untuk mendukung aktualisasinya kan? Semua dapat dipelajari secara otodidak dan manfaatnya selain untuk diri sendiri bisa juga untuk orang lain. 

Leave a Reply