Jakarta – PT Pertamina Hulu Rokan hari ini telah resmi menjadi perusahaan pengelola lapangan minyak bumi di Blok Rokan, Provinsi Riau, mengukir sejarah baru dalam alih kelola tambang minyak bumi di Indonesia
Terhitung sejak pukul 00.01 WIB, 9 Agustus 2021, operasional wilayah kerja itu beralih dari sebelumnya dikelola oleh PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) kepada Pertamina Hulu Rokan yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero)
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyampaikan pengelolaan Blok Rokan kepada Pertamina sebagai perusahaan BUMN akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi negara baik dari sisi pengelolaan maupun penerimaan negara, sekaligus memperkuat posisi Pertamina melalui Pertamina Hulu Rokan yang akan berperan sebagai lokomotif pembangunan dan perekonomian nasional.
“Ini merupakan momen yang sangat bersejarah untuk kita semua, momen kebanggaan untuk kita semua, dimana Blok Rokan hari ini resmi dikelola oleh Pertamina yang tentunya ini akan menunjang ketahanan Energi Nasional,†kata Nicke dalam sambutan virtual pada acara Alih Kelola Wilayah Kerja Rokan yang dipantau di Jakarta, Senin dini hari.
Nicke juga menyampaikan Pertamina berkomitmen menjalankan amanah tersebut demi kepentingan nasional mengingat Blok Rokan berkontribusi 24 persen bagi produksi minyak dan gas nasional.
PT Pertamina (Persero) merencanakan pengeboran 661 sumur minyak di Blok Rokan, Provonsi Riau, sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah untuk mencapai target produksi minyak mentah 1 juta barel per hari pada 2030
Perseroan akan mengelola wilayah kerja seluas 6.264 kilometer persegi dengan 10 lapangan utama yakni Minas, Duri, Bangko, Bekasal, Balam South, Kotabatak, Petani, Pematang, Petapahandan Peger
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menyambut baik keberhasilan alih kelola lapangan minyak dan gas bumi di Blok Rokan, Provinsi Riau. Arifin menyebut kecermatan pengelolaan dan kerja sama aktif antara Pertamina dan Chevron menjadi kunci keberhasilan alih kelola Blok Rokan.
Arifin berharap Pertamina Hulu Rokan dapat melanjutkan dan mengembangkan kesuksesan produksi yang dicapai oleh Chevron Pasific Indonesia dalam mengelola wilayah kerja minyak bumi tersebut.
“Sejak pertama kali diproduksikan pada tahun 1951 hingga tahun 2021, wilayah kerja Rokan merupakan salah satu wilayah kerja strategis yang telah menghasilkan 11,69 miliar barel minyak†ujar Arifin.
Alih kelola Blok Rokan dari Chevron Pasific Indonesia kepada Pertamina Hulu Rokan menjadi sebuah prestasi nasional bagi Pertamina dan juga Srikandi hebat Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati yang turut mengawal proses ini.
Ikuti berita-berita Srikandi BUMN untuk mendapatkan informasi terkini tentang kami melalui media sosial
Website: www.srikandibumn.org
Instagram: srikandi.bumnindonesia
Twitter: @srikandibumn
Youtube: Srikandi BUMN
Hubungi Kami : Sekretariat FHCI dan Srikandi BUMN Gedung Plaza Mandiri Lt 28





















Leave a Reply