
Berkarya di sektor pertambangan yang identik dengan kerja maskulin dan ritme kerja yang yang cepat bukan hal mudah bagi seorang perempuan yang juga berperan sebagai ibu. Besarnya tantangan tersebut tidak membuat Kak Amelia surut energinya dalam menjalani berbagai rutinitas.
Sektor BUMN tempatnya berkarya, memberikan wadah yang luas baginya untuk beraktualisasi. Dengan kontribusi dalam pekerjaannya, Kak Amelia merasa dilibatkan dalam memberikan manfaat baik dari sisi keluarga, masyarakat umum maupun negara.
“Sebagai seorang ibu, saya ingin bekerja di tempat yang bisa memberikan kestabilan bagi keluarga, tapi juga tetap bermakna secara pribadi,†ujar Kak Amelia. BUMN menjadi pilihan yang ideal karena selain memberikan kepastian dan manfaat yang mendukung perannya di rumah, ia juga merasa bisa memberi kontribusi nyata untuk negara.
Sebagai bagian dari pengurus inti Srikandi BUMN periode 2024–2027, Kak Amelia membawa nilai-nilai empati, ketekunan dan tanggung jawab tinggi dalam setiap pekerjaannya. Keterlibatannya sebagai salah satu pengurus tentunya membuat Kak Amelia semakin mudah dalam menyalurkan berbagai aspirasi dan pemikiran baiknya dalam komunitas yang bertujuan untuk memberi manfaat lebih luas lagi.
“Sebagai ibu, saya terbiasa multitasking dan berpikir jangka panjang. Itu sangat membantu dalam mengelola dinamika Sumber Daya Manusia.†Ungkapnya.

Sebagai perempuan yang bekerja di industri yang masih didominasi laki-laki, Kak Amelia tidak menutup mata terhadap tantangan kesenjangan gender. Kak Amelia memilih untuk tetap fokus pada profesionalisme dan hasil kerja. Menurutnya performa adalah pembuktian terbaik. Kak Amelia juga berusaha menciptakan ruang dialog yang aman agar rekan-rekan perempuan merasa lebih percaya diri dan dihargai.
“Bagi saya, pembuktian terbaik adalah ketika aspirasi kita memberi dampak nyata yang positif dan membangun.†Kak Amelia menegaskan.
Prestasi lainnya selama bergabung di BUMN, Ia dipercaya menjadi personil inti dalam pengelolaan Sistem Manajemen Mutu berbasis ISO 9001 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan berbasis ISO 37001. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi pengurus inti Srikandi BUMN, menunjukkan bahwa kapabilitasnya sebagai pegawai dapat diandalkan.
Kapabilitas yang dimilikinya memberi pemikiran yang kontributif dalam organisasi, salah satunya pada saat merumuskan program Srikandi BUMN, Kak Amelia selalu memastikan manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh internal perusahaan tetapi juga untuk masyarakat.
“Kami merancang program yang berkelanjutan dan memberdayakan perempuan, tidak sekadar kegiatan seremonial,†jelasnya.
Sebagai pegawai perempuan, Kak Amelia mendorong terbentuknya ruang diskusi untuk perempuan, menginisiasi pelatihan dan mendukung kebijakan ramah gender, termasuk penyediaan fasilitas penunjang di lokasi kerja. Ia percaya bahwa perubahan dimulai dari keberanian untuk membuka ruang.
Kak Amelia mengakui bahwa menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi membutuhkan usaha yang konsisten. Bagi saya, keduanya merupakan hal yang sama-sama penting
“Saya menetapkan prioritas, mengatur waktu seefisien mungkin dan menjaga komunikasi dengan keluarga agar tetap terhubung, dengan tetap menjaga profesionalisme dan tanggung jawab sebagai pegawai,†ungkapnya.

Aktualisasi diri pun menjadi hal yang penting bagi Kak Amelia. Di tengah padatnya aktivitas, ia menyempatkan diri juga bersama komunitas pelari di lingkungan perusahaan.
Di perusahaan, Kak Amelia dikenal sebagai pelari aktif. Baginya, olah raga lari bukan hanya soal menjaga kebugaran namun dapat membantu juga dalam mengelola stress dan dapat memberi ruang untuk refleksi diri agar lebih semangat dan fokus.
Kak Amelia masih menyimpan impian besar. Ia ingin terus berkembang di bidang Human Capital dan suatu saat menjadi mentor bagi generasi muda, khususnya perempuan yang ingin berkarier di industri tambang.
“Harapan saya saat menjadi pemimpin perempuan di BUMN, bukan semata untuk pencapaian pribadi, tujuan penting lainnya tentu saja untuk bisa membuka jalan bagi perempuan lain agar bisa sama-sama maju.â€Â
Di akhir perbincangan, Kak Amelia menyampaikan pesan khusus untuk perempuan Indonesia. “Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Kita mungkin memikul banyak peran, tapi dari situlah kekuatan kita berasal. Teruslah belajar dan percaya pada kemampuan sendiri. Perempuan punya hak yang sama untuk memimpin dan membawa perubahan.â€Â
Kak Amelia adalah salah satu contoh nyata sebagai perempuan yang bisa berdiri sejajar, bahkan di sektor yang selama ini dianggap bukan “ranah perempuanâ€Â. Dengan ketekunan, empati, dan visi yang kuat, Ia menginspirasi banyak perempuan lain untuk tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga berani mengambil ruang dan mewujudkannya.


















Leave a Reply