Momentum Hari Anak Nasional 2026, Srikandi Danantara Ajak Orang Tua Dampingi Anak Bijak Menghadapi Era Digital

womanbumn@gmail.com Avatar
Hari Anak Nasional 2026

Setiap 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional sebagai pengingat bahwa masa depan bangsa dibangun melalui anak-anak yang tumbuh aman, sehat, dan bahagia. Tahun ini, peringatan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”

Membangun masa depan anak saat ini juga berarti mempersiapkan mereka menghadapi perubahan zaman. Salah satunya melalui perkembangan teknologi yang menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru dalam proses tumbuh kembang anak.

Anak kini tumbuh dalam lingkungan digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Internet, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI) membuka akses luas terhadap informasi dan ruang belajar, tetapi tanpa pendampingan yang tepat juga dapat menghadirkan berbagai risiko bagi anak.

Paparan konten yang tidak sesuai usia, penggunaan gawai secara berlebihan, hingga risiko perundungan siber dan penyalahgunaan data pribadi menjadi sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan. Di sisi lain, kemudahan memperoleh informasi melalui teknologi juga perlu diimbangi dengan kemampuan anak untuk memilah informasi dan berpikir kritis.

Menurut data UNICEF Indonesia, 99,4% anak di Indonesia telah menggunakan internet, dengan rata-rata penggunaan mencapai 5,4 jam per hari. Tingginya intensitas penggunaan internet ini menunjukkan pentingnya peran orang tua dalam membantu anak membangun kebiasaan digital yang bijak sejak dini.

Tantangan tersebut semakin dirasakan juga oleh orang tua yang bekerja. Kesibukan sering membatasi waktu bersama anak, sehingga komunikasi dan pendampingan dalam penggunaan teknologi menjadi semakin penting untuk tetap dilakukan.

Baca juga: Dorong Produktivitas Perempuan, Srikandi Danantara Dukung Penyediaan Daycare di Tempat Kerja

Menghadapi tantangan tersebut, Srikandi Danantara mengajak orang tua membangun kebiasaan digital yang bijak agar teknologi dapat menjadi ruang belajar dan berkembang bagi anak.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua antara lain:

1. Membangun Komunikasi Terbuka
Orang tua dapat berdiskusi mengenai aktivitas digital anak agar mereka merasa nyaman berbagi pengalaman dan kendala saat menggunakan teknologi.

2. Mendampingi Penggunaan Teknologi
Pendampingan membantu anak memahami penggunaan internet secara bijak, mengenali risiko digital, serta memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang positif.

3. Menjadi Teladan dalam Berteknologi
Kebiasaan orang tua dalam menggunakan perangkat digital turut membentuk perilaku anak dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Melalui pendampingan yang konsisten, Srikandi Danantara percaya orang tua dapat membantu anak memanfaatkan teknologi secara positif sebagai bekal menghadapi masa depan yang terus berkembang.

Leave a Reply