direksi perempuan
-

Siti Inda Suri: Perempuan Bisa!
.
Langkah DAMRI untuk menjadi perusahaan yang terbuka buat semua semakin menguat seiring dua orang perempuan duduk di jajaran direksinya. Selain sang direktur utama, ada juga Siti Inda Suri, Direktur SDM dan Umum PT DAMRI. Bahkan, secara khusus, Siti menyampaikan bahwa laki-laki dan perempuan mempunyai kesempatan dan peluang yang sama dalam bekerja, berkontribusi, dan berkarir di…
-

Alexandra Askandar, Srikandi Bank Mandiri
.
Sejak akhir Oktober 2020 lalu, posisi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri ditempati oleh seorang srikandi: Alexandra Askandar. Sebelumnya, sosok ini menempati posisi Direktur Corporate Banking dan Direktur Hubungan Kelembagaan sejak dua tahun sebelumnya.
-

Devy Suradji, Pahami Peran dalam Karir dan Keluarga
.
Bukan orang aviasi, tetapi harus mengurusi industri penerbangan. Inilah sosok Devy Suradji, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero). Alih-alih pesimis, tanggung jawab yang diemban Devy Suradji tersebut menjadikan pelayanan bandara-bandara kelolaannya justru meraih berbagai pengakuan, baik pada tingkat nasional maupun internasional.
-

Handayani: Membangun Jejaring, Membangun Karir
.
Jejaring memiliki makna penting bagi seorang perempuan untuk berkarir. Dengan jejaring, seorang perempuan tidak hanya mengenal banyak orang, tetapi mendapatkan mentor yang tepat untuknya berkembang. Demikian salah satu prinsip Handayani, Direktur Konsumer BRI. Sejak masih duduk di bangku SMP, dia selalu aktif berorganisasi dan membangun simpul pertemanan baru.
-

Sinthya Roesly, Mutiara untuk PLN
.
Pada akhir tahun 2019 silam, sosok yang satu ini sempat dikuliti oleh Dahlan Iskan sebagai salah satu pentolan yang layak masuk direksi PLN. Tak lama kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat sosok yang satu ini menjadi Direktur Keuangan PT PLN (Persero). Sinthya Roesly namanya yang baru saja kembali ke PLN setelah melanglang buana berkarir di…
-

Adi Sulistyowati, Memimpin dengan Kasih Sayang
.
Menjadi direktur merupakan impian banyak orang, tetapi tidak bagi Adi Sulistyowati. Bahkan, kala lulus kuliah silam, dia ingin menjadi pramugari atau sekretaris. Namun, nasib berkata lain. Alih-alih, dia malah menjadi bankir, bahkan masuk ke dalam jajaran direksi selang 30 tahun setelahnya.

















